Coba liat 2 koran berbeda. Yang satu rapi: jarak baris longgar, paragraf rata kiri-kanan, kata kapital di judul. Yang satu berantakan: line-height nempel, semua aligned-left, tanpa konsistensi. Beda banget enaknya dibaca walau isinya sama. CSS punya properti spesifik buat ngatur detail kelihatan teks di luar font-family/font-size — ini yang nentuin nyaman gak nyamannya mata user pas baca.
💡 Sains baca. Penelitian tipografi nemuin bahwa
line-heightideal buat body text = 1.5-1.6 (bukan 1.0 default browser yang terlalu sempit).letter-spacingsedikit positif (0.02em) di teks kapital bantu readability — tanpa itu huruf gede keliatan numpuk. Kompas/Tempo digital pake angka-angka ini.
text-align— perataan teks (left, center, right, justify)text-decoration— dekorasi teks (underline, line-through, none)text-transform— transformasi huruf (uppercase, lowercase, capitalize)line-height— jarak antar barisletter-spacing— jarak antar hurufword-spacing— jarak antar kata
Contoh penggunaan:
h1 {
text-align: center;
text-transform: uppercase;
letter-spacing: 2px;
}
p {
line-height: 1.6;
text-align: justify;
}
a {
text-decoration: none;
}
line-height sangat penting untuk keterbacaan teks. Nilai 1.5 sampai 1.8 umumnya nyaman dibaca. Bisa menggunakan angka tanpa satuan (relatif terhadap font-size) atau dengan satuan seperti px.
🎭 Analogi sehari-hari
Pernah baca buku yang barisnya rapet banget sampai mata cepet pegel? Atau yang sebaliknya, jaraknya kelonggaran sampai ngerasa membaca puisi? Itu efek line-height. text-align itu kayak rapihin tulisan tangan biar rata ke kiri (santai) atau rata kanan-kiri (formal kayak surat resmi). text-transform: uppercase = nulis pakai huruf KAPITAL biar berasa lebih nge-grab kayak judul poster konser. Semua kontrol kecil ini bedain antara tulisan yang nyaman dibaca sampai habis vs yang bikin pembaca scroll cepet pengen kabur.
⚠️ Jebakan yang sering ditemui
line-heightUNITLESS lebih baik daripx.line-height: 1.5adapt ke font-size.line-height: 24pxtetap statis.text-align: justifysering jelek di web (gap besar antar kata) — pakaitext-align: leftdefault.text-transform: uppercase= visual saja. Screen reader masih baca lowercase. Untuk SEMANTIC capital, ketik manual.text-decoration: nonedi link harus selalu kasih indikator visual lain (bold, color berbeda, underline on hover).letter-spacingdi teks kecil = pegal mata. Pakai untuk uppercase headings (letter-spacing: 0.05em).word-break: break-allbrutal — pecah di mana saja. Pakaioverflow-wrap: anywhereuntuk break yang lebih natural.
TL;DR: Text properties = detail keterbacaan di luar font-family/size. text-align (left/center/right/justify), text-decoration (underline/none — link butuh visual indicator lain), text-transform (uppercase visual saja, screen reader baca aslinya), line-height UNITLESS (1.5-1.6 ideal body text), letter-spacing (positif tipis di uppercase). Avoid text-align: justify di web (gap aneh). word-break: break-all brutal — pakai overflow-wrap: anywhere.