CSS adalah: Pengertian, Fungsi, dan Contoh — CSS

CSS adalah bahasa yang mengatur tampilan visual halaman web — warna, tata letak, dan tipografi. Mulai dari nol dengan contoh dan playground gratis.

CSS (Cascading Style Sheets) adalah bahasa buat mengatur tampilan halaman web: warna, ukuran huruf, jarak, sampai tata letak. HTML menentukan isi halaman, CSS menentukan rupanya. Kalau HTML kerangka rumah, CSS cat dan dekorasinya.

🧪 Tebakan cepat: kamu menulis colour: red; (ejaan Inggris British). Judulnya jadi merah gak? Tebak dulu, jawabannya ada di bagian "Cara 2: tag <style>".

Cara 1: atribut style di tag-nya

<h1 style="color: blue;">Halo Dunia!</h1>
<p>Ini paragraf pertama.</p>

Hasilnya, judulnya biru, paragrafnya tetap hitam: atribut style cuma kena ke tag tempat dia ditulis. Cara ini disebut inline CSS. Isi tanda kutipnya harus lengkap, properti dan nilai: style="color: red;". Kalau cuma style="red", browser gak tahu apa yang mau dibikin merah.

Cara 2: tag <style>

<head>
  <style>
    h1 {
      color: blue;
    }
  </style>
</head>
<body>
  <h1>Halo Dunia!</h1>
</body>

Di dalam <style> kamu menulis aturan CSS:

Hasilnya, semua <h1> di halaman ini biru tanpa satu pun atribut style. Ini disebut internal CSS. Isi <style> harus aturan lengkap. Deklarasi tanpa selector, misalnya <style>color: red;</style>, gak kena ke elemen mana pun.

Nama properti dan nilai ditulis dalam bahasa Inggris ejaan Amerika, huruf per huruf. Jawaban tebakan: colour: red; gak bikin judulnya merah. Browser melewati properti yang gak dia kenal diam-diam, tanpa pesan error.

Cara 3: file CSS sendiri

<link rel="stylesheet" href="style.css">

Aturannya ditulis di file terpisah, style.css, dan tag <link> di <head> memasangnya ke halaman. Ini disebut external CSS. Satu file bisa dipasang di banyak halaman, dan browser cukup men-download-nya sekali lalu menyimpannya (cache). Jadi gaya yang dipakai banyak halaman taruh di file sendiri, gaya kecil buat satu halaman boleh di <style>.

Arti "cascading"

Satu elemen bisa kena beberapa aturan yang saling bertabrakan. CSS memilih pemenangnya: selector yang lebih khusus menang dari yang umum, dan kalau sama kuat, yang ditulis belakangan menang. Aturan yang bertumpuk lalu dipilih pemenangnya inilah arti cascading.

⚠️ Jebakan yang sering ketemu

TL;DR: CSS (Cascading Style Sheets) mengatur tampilan, HTML mengatur isi. Satu deklarasi: properti, titik dua, nilai, titik koma (color: red;). Tiga cara memasangnya: atribut style di satu tag (inline), aturan selector { ... } di tag <style> (internal), atau file .css lewat <link> (external, paling pas kalau dipakai banyak halaman). Kalau aturan bertabrakan, selector yang lebih khusus menang, lalu yang ditulis belakangan.

Yang akan kamu pelajari