Multi-column Layout — CSS

CSS Multi-column membagi konten menjadi beberapa kolom, seperti koran. .artikel { column-count: 3; /* jumlah kolom */ column-gap: 24px; /* jarak antar kolom */

CSS Multi-column membagi konten menjadi beberapa kolom, seperti koran.

.artikel {
  column-count: 3;     /* jumlah kolom */
  column-gap: 24px;    /* jarak antar kolom */
  column-rule: 1px solid #ccc; /* garis pemisah */
}

Property penting:

.artikel h2 {
  column-span: all; /* judul merentang semua kolom */
}

Multi-column cocok untuk konten teks panjang. Untuk layout komponen, gunakan Grid.

🎭 Analogi sehari-hari

Pernah baca koran lebar yang barisnya panjang banget sampai kepala harus geleng kanan-kiri buat baca? Capek kan. Editor koran tahu ini — makanya artikel selalu dipecah jadi kolom-kolom sempit. Mata gampang scan vertikal tanpa lompatan jauh. CSS multi-column ngasih kekuatan layout koran ke web kamu — paragraf panjang yang awalnya jadi tembok teks bisa dipecah jadi 2-3 kolom rapi yang nyaman dibaca.

⚠️ Jebakan yang sering ditemui

TL;DR: Multi-column = pecah konten jadi kolom kayak koran. Property: column-count (jumlah fix), column-width (lebar minimum, browser auto-tentuin jumlah — lebih responsive), column-gap, column-rule (garis pemisah). column-span: all buat heading lintas kolom. Pakai break-inside: avoid biar gambar/heading gak kepecah 2 kolom. Cocok buat teks panjang, BUKAN layout komponen (pakai Flex/Grid).

Yang akan kamu pelajari