UX Writing — Kata-kata Kecil, Dampak Besar
Microcopy adalah teks-teks kecil di UI: label button, error message, placeholder, tooltip, empty state text. Meskipun kecil, microcopy sangat mempengaruhi UX.
Prinsip UX Writing
- Jelas — user harus langsung paham tanpa berpikir
- Singkat — gunakan kata sesedikit mungkin tanpa mengorbankan kejelasan
- Helpful — bantu user menyelesaikan tugasnya
- Human — tulis seperti bicara dengan teman, bukan robot
Error Messages
❌ "Error 422: Unprocessable Entity"
✅ "Email ini sudah terdaftar. Coba login atau gunakan email lain."
❌ "Invalid input"
✅ "Password minimal 8 karakter dengan 1 huruf besar."
❌ "Request failed"
✅ "Tidak bisa terhubung. Periksa koneksi internet kamu."
Formula error message: Apa yang salah + Bagaimana memperbaikinya
Button Labels
❌ "Submit" → ✅ "Kirim Pesan"
❌ "OK" → ✅ "Hapus Item"
❌ "Click here" → ✅ "Lihat Detail"
❌ "Yes" / "No" → ✅ "Hapus" / "Batal"
Aturan: Button label = aksi yang akan terjadi saat diklik
Empty States
❌ "No data"
✅ "Belum ada pesanan. Mulai belanja untuk melihat pesanan kamu di sini."
Formula: Apa yang kosong + Mengapa + Apa yang harus dilakukan
Placeholder Text
❌ "Enter your name" (mengulang label)
✅ "Ahmad Rizky" (contoh format yang diharapkan)
Aturan: Placeholder = contoh format, bukan mengulang label
Tips
- Baca microcopy kamu dengan suara keras — jika terdengar aneh, tulis ulang
- Konsisten — "Simpan" di satu tempat, jangan "Save" di tempat lain
- Positif > negatif — "Pastikan password minimal 8 karakter" lebih baik dari "Password terlalu pendek"
- Test dengan user — microcopy yang jelas bagi kamu belum tentu jelas bagi user
Gojek sangat bagus dalam UX writing — pesan mereka selalu casual, jelas, dan dalam bahasa Indonesia yang natural.