UX Writing & Microcopy — UI/UX

UX Writing — Kata-kata Kecil, Dampak Besar Bad vs good microcopy: generic labels on the left, specific and user-friendly labels on the right.SubmitError: 500❌…

UX Writing — Kata-kata Kecil, Dampak Besar

<title id="uxw-t">Bad vs good microcopy: generic labels on the left, specific and user-friendly labels on the right.</title>SubmitError: 500❌ Kurang jelasBuat Akun GratisEmail tidak valid, coba lagi✓ Spesifik & ramah
Microcopy spesifik mengurangi keraguan dan friksi user.

Microcopy adalah teks-teks kecil di UI: label button, error message, placeholder, tooltip, empty state text. Meskipun kecil, microcopy sangat mempengaruhi UX.

Prinsip UX Writing

  1. Jelas — user harus langsung paham tanpa berpikir
  2. Singkat — gunakan kata sesedikit mungkin tanpa mengorbankan kejelasan
  3. Helpful — bantu user menyelesaikan tugasnya
  4. Human — tulis seperti bicara dengan teman, bukan robot

Error Messages

❌ "Error 422: Unprocessable Entity"
✅ "Email ini sudah terdaftar. Coba login atau gunakan email lain."

❌ "Invalid input"
✅ "Password minimal 8 karakter dengan 1 huruf besar."

❌ "Request failed"
✅ "Tidak bisa terhubung. Periksa koneksi internet kamu."

Formula error message: Apa yang salah + Bagaimana memperbaikinya

Button Labels

❌ "Submit" → ✅ "Kirim Pesan"
❌ "OK" → ✅ "Hapus Item"
❌ "Click here" → ✅ "Lihat Detail"
❌ "Yes" / "No" → ✅ "Hapus" / "Batal"

Aturan: Button label = aksi yang akan terjadi saat diklik

Empty States

❌ "No data"
✅ "Belum ada pesanan. Mulai belanja untuk melihat pesanan kamu di sini."

Formula: Apa yang kosong + Mengapa + Apa yang harus dilakukan

Placeholder Text

❌ "Enter your name" (mengulang label)
✅ "Ahmad Rizky" (contoh format yang diharapkan)

Aturan: Placeholder = contoh format, bukan mengulang label

Tips

  1. Baca microcopy kamu dengan suara keras — jika terdengar aneh, tulis ulang
  2. Konsisten — "Simpan" di satu tempat, jangan "Save" di tempat lain
  3. Positif > negatif — "Pastikan password minimal 8 karakter" lebih baik dari "Password terlalu pendek"
  4. Test dengan user — microcopy yang jelas bagi kamu belum tentu jelas bagi user

Gojek sangat bagus dalam UX writing — pesan mereka selalu casual, jelas, dan dalam bahasa Indonesia yang natural.

Yang akan kamu pelajari