Hierarki Teks — Membimbing Mata Pembaca
Hierarki teks adalah cara mengatur tingkat kepentingan informasi melalui tipografi. Tujuannya: pembaca langsung tahu apa yang paling penting tanpa harus membaca semuanya.
3 Level Dasar
- Primary — Judul utama, hal pertama yang dilihat (besar, bold)
- Secondary — Subjudul, pendukung konteks (medium size, semibold)
- Tertiary — Body text, detail (normal size, regular weight)
Cara Membuat Hierarki
Gunakan kombinasi dari property berikut:
/* Primary — judul */
h1 {
font-size: 2.25rem; /* Ukuran besar */
font-weight: 700; /* Bold */
color: #111827; /* Warna gelap/kontras tinggi */
line-height: 1.2; /* Line-height rapat untuk heading */
}
/* Secondary — subjudul */
h2 {
font-size: 1.25rem;
font-weight: 600;
color: #374151; /* Sedikit lebih terang */
line-height: 1.3;
}
/* Tertiary — body */
p {
font-size: 1rem;
font-weight: 400;
color: #6B7280; /* Abu-abu untuk body */
line-height: 1.6; /* Line-height longgar untuk readability */
}
Line Height
Line-height sangat penting untuk readability:
- Heading →
1.1-1.3(rapat, karena ukurannya sudah besar) - Body text →
1.5-1.7(longgar, untuk kenyamanan membaca) - Teks panjang (artikel) →
1.6-1.8(lebih longgar lagi)
Warna untuk Hierarki
Selain size dan weight, warna juga membuat hierarki:
- Primary text: Hitam/sangat gelap (
#111827) - Secondary text: Abu-abu gelap (
#374151atau#4B5563) - Tertiary text: Abu-abu medium (
#6B7280atau#9CA3AF)
Perhatikan website Stripe — hierarki teksnya sangat jelas: judul besar dan gelap, subjudul medium, body text abu-abu.