Dark UI Design — UI/UX

Merancang Dark Mode yang Baik Side-by-side comparison of a light mode card and a dark mode card with inverted colors.ActionActionDark mode bukan hanya "balik…

Merancang Dark Mode yang Baik

<title id="dark-t">Side-by-side comparison of a light mode card and a dark mode card with inverted colors.</title>ActionAction
Dark mode bukan hanya "balik warna" — contrast dan aksen perlu dibuat ulang.

Dark mode bukan sekadar membalik hitam-putih — ada prinsip khusus yang harus dipahami.

Prinsip Utama Dark UI

  1. Jangan gunakan pure black (#000000) sebagai background — ini terlalu kontras dan melelahkan mata
  2. Background utama: gunakan dark gray (#111827, #1F2937, atau #18181B)
  3. Surface/card: sedikit lebih terang dari background (#1F2937, #27272A)
  4. Hierarchy melalui elevation — elemen yang "lebih tinggi" = lebih terang

Color Palette untuk Dark Mode

/* Dark mode variables */
:root {
  --bg-primary: #111827;       /* Background utama */
  --bg-secondary: #1F2937;     /* Card, sidebar */
  --bg-tertiary: #374151;      /* Hover, selected */
  --text-primary: #F9FAFB;     /* Teks utama (bukan pure white) */
  --text-secondary: #9CA3AF;   /* Teks sekunder */
  --border: #374151;           /* Border */
}

Kontras di Dark Mode

Respecting User Preference

/* Deteksi preferensi OS */
@media (prefers-color-scheme: dark) {
  :root {
    --bg-primary: #111827;
    --text-primary: #F9FAFB;
  }
}

Tips

  1. Test kedua mode — pastikan semua element terlihat baik di light dan dark
  2. Gambar dan ikon mungkin perlu variant dark mode
  3. Shadow tidak efektif di dark mode — gunakan border atau warna surface yang lebih terang
  4. Jangan hanya invert — redesain warna dari nol untuk dark mode

GitHub, Vercel, dan Linear memiliki dark mode yang sangat baik — perhatikan bagaimana mereka menggunakan elevation melalui gradasi brightness, bukan shadow.

Yang akan kamu pelajari