Color Priority — UI/UX

Alokasi Warna — Mana yang Dominan? Tidak semua warna punya "jatah" yang sama. Memahami priority warna membantu membuat UI yang seimbang. The 60-30-10 Rule…

Prioritas warna artinya warna terkuat dijatah: dipakai sedikit, dan cuma untuk satu hal yang paling penting di layar. Bayangin stabilo di buku catatan. Satu kalimat distabilo kuning, matamu langsung ke sana. Kalau satu halaman penuh distabilo, gak ada lagi yang menonjol, dan kamu harus membaca semuanya dari awal. Hijau Bu Sri adalah stabilonya.

🧪 Tebakan cepat: Bu Sri menambahkan tombol "Tanya Bu Sri lewat WhatsApp" tepat di bawah "Pesan kamar, bayar di tempat", dengan hijau solid yang sama persis. Tamu yang datang untuk memesan: tombol mana yang dia lihat duluan? Jawabannya ada di bagian "Dua tombol hijau".

Satu aksi utama per layar

Tiap layar punya satu tujuan utama. Di halaman pesan, tujuannya memesan. Aksi lain tetap ada, tapi dengan berat visual yang lebih ringan:

Berat Tampilan Di halaman Bu Sri
Primary (utama) tombol solid hijau, teks putih "Pesan kamar, bayar di tempat"
Secondary (kedua) tombol bergaris hijau, latar putih "Tanya Bu Sri lewat WhatsApp"
Tertiary (kecil) teks hijau bergaris bawah "Bagikan halaman ini", "Lihat aturan batal lengkap"
.btn-primary { color: white; background-color: #15803d; border: 1px solid #15803d; }
.btn-secondary { color: #15803d; background-color: #fff; border: 1px solid #15803d; }
.btn-tertiary { color: #15803d; background: none; border: none; text-decoration: underline; }

Dua tombol hijau

Kalau "Pesan kamar" dan "Tanya Bu Sri" sama-sama solid hijau, mata gak punya alasan memilih salah satunya. Jadi jawaban tebakannya: gak ada yang dilihat duluan. Tamu harus membaca dua label dulu baru tahu mana yang dia mau. Itu jawaban tebakannya.

Bisa dicek dengan uji juling dari pelajaran hierarki teks: buramkan halamannya 3px. Dengan dua atau tiga tombol solid, yang tersisa adalah dua atau tiga kotak hijau yang sama besar. Dengan satu tombol solid, cuma satu kotak hijau yang tersisa, dan itulah yang dibaca pertama.

Luasnya juga bisa diukur. Di Lab, dengan kartu 320px di Chrome, latar hijau mengisi sekitar 37% kartu kalau ketiga aksi solid, dan sekitar 15% kalau tinggal satu yang solid (angka ini termasuk pilihan "2 malam" yang terpilih). Hijau yang sama, jatahnya beda jauh.

Aturan 60-30-10: jatah, bukan rumus

Aturan 60-30-10 berasal dari desain interior. Ini aturan praktis, bukan hasil penelitian:

Angkanya gak perlu dihitung persis. Gunanya mengingatkan bahwa aksen harus sedikit: 15% hijau di kartu Bu Sri masih menonjol, 37% sudah mulai jadi latar.

Warna semantik punya tugasnya sendiri

Selain brand dan netral, UI butuh warna untuk status. Pakai secara konsisten, dan pastikan lolos kontras kalau dipakai untuk teks:

Status Warna Kontras di atas putih Contoh
Error merah #b91c1c 6,47:1 "14 Des sudah dipesan. Pilih 1 atau 2 malam."
Peringatan oranye #b45309 5,02:1 "Tinggal 1 kamar untuk tanggal ini."
Sukses hijau tua #14532d 9,11:1 "Pesanan terkirim."
Info biru #1d4ed8 6,70:1 "Check-in mulai jam 14.00."

⚠️ Jebakan yang sering ketemu

TL;DR: Warna terkuat dijatah untuk satu aksi utama per layar: primary solid, secondary bergaris, tertiary teks bergaris bawah. Dua tombol solid berarti gak ada yang dilihat duluan; uji juling (blur 3px) menunjukkannya, dan di kartu Bu Sri hijau naik dari sekitar 15% ke 37%. Aturan 60-30-10 (60% dominan netral, 30% sekunder, 10% aksen) adalah aturan praktis dari desain interior: aksen harus sedikit. Warna semantik konsisten: merah untuk error, oranye untuk peringatan, hijau untuk sukses, biru untuk info, dengan versi gelap yang lolos kontras dan tulisan yang menyertainya.

Yang akan kamu pelajari