Cognitive Load — Jangan Buat Otak User Bekerja Keras
Cognitive load adalah jumlah "energi mental" yang dibutuhkan user untuk memahami dan menggunakan interface. Semakin tinggi cognitive load, semakin besar kemungkinan user meninggalkan halaman.
Hick's Law
"Waktu yang dibutuhkan untuk membuat keputusan meningkat seiring jumlah dan kompleksitas pilihan."
Implikasi untuk UI:
- Navigation dengan 20 menu item → overwhelming
- Form dengan 15 field → intimidating
- Settings page dengan semua opsi ditampilkan → confusing
Solusi: Progressive Disclosure Tampilkan informasi secara bertahap — hanya yang dibutuhkan saat itu:
- Navigation — kelompokkan menu ke dalam kategori, gunakan dropdown
- Form — pecah form panjang menjadi multi-step
- Settings — tampilkan yang umum dulu, sembunyikan advanced di balik "Show more"
- Dashboard — tampilkan summary, biarkan user drill-down untuk detail
Contoh Progressive Disclosure
Gojek saat booking: tidak menampilkan semua opsi sekaligus. Step 1: pilih tujuan → Step 2: pilih tipe kendaraan → Step 3: konfirmasi. Setiap step hanya punya 1 keputusan.
Mengurangi Cognitive Load
- Gunakan konvensi — jangan reinvent the wheel. Logo di kiri atas, search di tengah, cart di kanan atas
- Defaults yang smart — pre-fill form dengan nilai yang paling umum
- Visual grouping — kelompokkan informasi terkait secara visual
- Eliminasi noise — hapus elemen yang tidak membantu user mencapai tujuannya
- Konsisten — pattern yang sama di seluruh aplikasi