Lists — HTML

Coba bayangin bikin resep tanpa list — semua langkah disambungin pake titik koma jadi satu paragraf raksasa. Mata orang bakal langsung ngabur. List bikin info b

Coba bayangin bikin resep tanpa list — semua langkah disambungin pake titik koma jadi satu paragraf raksasa. Mata orang bakal langsung ngabur. List bikin info bertumpuk-tumpuk jadi gampang di-scan. HTML kasih dua jenis:

🤔 Salah pilih = salah makna. Kalau kamu pake <ul> buat resep, secara semantik kamu bilang "urutan langkah masak gak penting" — yang jelas-jelas bohong. Pilih tag yang sesuai makna, bukan yang sesuai tampilan default.

Sintaks <ul> & <ol>

Bungkus container dengan <ul> atau <ol>, tiap item bungkus <li>:

<ul>
  <li>Nasi Padang</li>
  <li>Bakso</li>
</ul>

🎭 Analogi sehari-hari

<ol> = resep langkah-langkah (urutan penting: cuci dulu, baru potong). <ul> = daftar belanja (urutan bebas: telur, susu, roti — boleh dibalik).

⚠️ Jebakan yang sering ditemui

🎯 <ol> vs <ul> vs <dl> — pilih yang mana?

  • Urutan PENTING (resep, tutorial, top 10 ranking) → <ol>
  • Urutan BEBAS (daftar belanja, fitur produk, navigasi) → <ul>
  • Pasangan istilah + definisi (glossary, FAQ, spec table) → <dl> + <dt> + <dd>

Tes cepat: kalau dibalik urutannya makna ikut berubah → <ol>. Kalau gak ngaruh → <ul>. <dl> = "kata + arti" pasangan.

TL;DR: <ol> (ordered, bernomor) buat urutan PENTING (resep, tutorial, ranking). <ul> (unordered, bullet) buat urutan BEBAS (daftar belanja, fitur). <dl> + <dt> + <dd> buat pasangan istilah-definisi (glossary, FAQ). Tiap item bungkus <li>. Pilih tag berdasar makna (apakah urutan penting), bukan tampilan default.

Yang akan kamu pelajari