Text Formatting — HTML

Pas baca buku pelajaran, mata kamu otomatis nge-zoom ke kata yang tebal, miring, atau di-highlight kuning. Penulis sengaja kasih penanda visual itu biar kamu…

Tag format teks dipakai buat menandai sebagian kata di dalam kalimat: yang penting, yang ditekankan, judul film, atau angka di rumus. Tag-nya cuma membungkus kata yang mau ditandai, bukan seluruh paragraf.

🧪 Tebakan cepat: <strong> dan <b> sama-sama bikin teks tebal. Terus kenapa HTML punya dua-duanya? Tebak dulu, jawabannya ada di bagian "Sama tampilan, beda makna".

Bungkus kata di dalam kalimat

<p>Pendaftaran ditutup <strong>besok jam 12 siang</strong>.</p>

Hasilnya: kalimatnya tampil utuh, dan cuma "besok jam 12 siang" yang tebal. Tag format selalu ada di dalam paragraf, dan teks paragrafnya gak berubah sama sekali. Kamu cuma menyisipkan tag pembuka dan penutup.

Tag yang paling sering dipakai

Sama tampilan, beda makna

<strong> dan <b> sama-sama tebal. <em> dan <i> sama-sama miring. Bedanya ada di arti yang ikut tersimpan di HTML:

Tebal dan miringnya sendiri cuma gaya bawaan browser, dan CSS bisa mengubahnya. Kalau kamu menebalkan teks pakai CSS (font-weight: bold), tampilannya berubah, tapi artinya enggak. Jadi pilih tag dari maknanya, lalu atur tampilannya lewat CSS.

⚠️ Jebakan yang sering ketemu

TL;DR: Tag format membungkus sebagian kata di dalam kalimat, teks lainnya tetap seperti semula. <strong> buat yang penting, <em> buat penekanan, <b> dan <i> cuma gaya (tebal, miring) tanpa arti tambahan, dengan <i> buat judul, nama ilmiah, dan istilah asing. Lainnya: <mark> stabilo, <del> coret, <sup> dan <sub> buat pangkat dan rumus. Pilih tag dari maknanya, tampilannya urusan CSS.

Yang akan kamu pelajari