Best Practices — HTML

Kode yang "jalan" itu standar minimum. Kode yang "jalan + maintainable + accessible + SEO-friendly + cepat" itu standar profesional. Bedanya tipis tapi besar…

Best practice adalah kebiasaan menulis HTML yang bikin halaman kamu benar di semua browser, gampang dibaca orang lain, dan bisa dipakai semua pengguna. Kebanyakan gak kelihatan bedanya di layar, tapi kerasa buat browser, Google dan screen reader (program yang membacakan halaman buat pengguna tunanetra).

🧪 Tebakan cepat: kalau <html> dikasih lang="id", apa browser otomatis menerjemahkan halamannya? Tebak dulu, jawabannya ada di bagian "Kerangka halaman yang rapi".

Kerangka halaman yang rapi

<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
  <meta charset="UTF-8">
  <title>Profil</title>
</head>
<body>
  <header>
    <nav><a href="#">Beranda</a></nav>
  </header>
  <main>
    <h1>Profil Saya</h1>
    <img src="foto.jpg" alt="Foto profil">
    <label for="nama">Nama:</label>
    <input id="nama">
  </main>
</body>
</html>

Tag semantik, bukan <div> bernama

<!-- Kurang tepat -->
<div class="header">...</div>

<!-- Lebih baik -->
<header>...</header>

Class header cuma nama buat CSS. Browser dan screen reader gak paham artinya. Tag semantik (tag yang namanya menjelaskan isinya) kayak <header>, <nav> dan <main> punya arti yang dikenali.

Waktu mengganti, tukar tag pembuka dan penutupnya, isinya tetap: <div class="header"> jadi <header>, dan </div> pasangannya jadi </header>. Jangan cuma menambah <header> di sebelah <div> lama, nanti malah jadi dua lapis.

Kebiasaan kecil lainnya

⚠️ Jebakan yang sering ketemu

TL;DR: Mulai dengan <!DOCTYPE html> dan <html lang="id">. <head> berisi <meta charset="UTF-8"> dan <title>, <body> berisi <header>, <nav> dan <main>. Ganti <div> bernama dengan tag semantiknya, tanpa membuang isinya. Tutup setiap tag, jaga urutan heading, tinggalkan tag usang kayak <center>, dan cek di validator.

Yang akan kamu pelajari