Fitts's Law & Interaction Design — UI/UX

Fitts's Law — Ukuran dan Jarak Mempengaruhi Usability "Waktu untuk mencapai target bergantung pada jarak ke target dan ukuran target." Sederhananya: elemen…

Fitts's Law bilang: waktu untuk mencapai sebuah target bergantung pada dua hal, jarak ke target dan ukuran target. Target yang dekat dan besar cepat dicapai; yang jauh dan kecil lambat dan gampang meleset. Bayangin melempar kertas ke tempat sampah. Tong sampah besar di samping meja: masuk tanpa mikir. Gelas kecil di seberang ruangan: kamu membidik lama, dan tetap sering meleset.

🧪 Tebakan cepat: Bu Sri ingin memindahkan tombol Pesan dari bawah pilihan malam ke pojok kanan atas header, seperti di situs hotel besar. Di laptop 1280px, gerakan dari tombol "2 malam" ke tombol Pesan jadi berapa kali lebih sulit? Jawabannya ada di bagian "Menghitung di halaman Bu Sri".

Rumus Fitts

Paul Fitts (1954) meminta orang mengetuk bolak-balik dua target dengan jarak dan lebar yang diubah-ubah. Waktunya naik mengikuti satu angka, index of difficulty (ID). Rumus yang dipakai di HCI sekarang adalah bentuk Shannon dari Scott MacKenzie (1992):

MT = a + b · ID, dengan ID = log₂(D / W + 1)

D dua kali lipat menambah ID sekitar 1 bit; W dua kali lipat menguranginya sekitar 1 bit. Jarak dan ukuran sama-sama penting.

Menghitung di halaman Bu Sri

Tamu baru saja menekan "2 malam". Dari tengah tombol itu, kami mengukur jarak ke tengah tombol Pesan dan ukuran tombol searah gerakan, di Chrome, Safari, dan Firefox (angkanya sama di ketiganya):

Layar Tombol Pesan D W searah gerakan ID
HP 375px di kartu, 293 × 48px 94px 48px (gerakan lurus ke bawah) log₂(94 / 48 + 1) = 1,56 bit
HP 375px pojok header, 65 × 32px 399,6px 33,9px 3,68 bit
Laptop 1280px di kartu, 350 × 48px 94px 48px 1,56 bit
Laptop 1280px pojok header, 65 × 32px 1.060,9px 69,7px 4,02 bit

Di laptop, ID-nya naik dari 1,56 jadi 4,02 bit: sekitar 2,6 kali lebih sulit. Tombol di kartu juga gak peduli lebar layar: di HP maupun laptop dia tetap 94px di bawah pilihan malam. Itu jawaban tebakannya.

Tombol di kartu cukup ditulis begini:

.book {
  display: block;
  width: 100%;        /* selebar kartu: 293px di HP, 350px di laptop */
  min-height: 48px;   /* W untuk gerakan dari atas ke bawah */
  padding: 12px 16px;
}

Target sentuh di HP

Di HP, "kursornya" adalah ujung jari, yang menutup area beberapa milimeter dan gak bisa melihat apa yang ditutupnya. Steven Hoober (2017) mengamati bahwa supaya 95% ketukan kena, target di tengah layar butuh sekitar 7 mm, dan di tepi dan pojok sekitar 12 mm. Mouse punya ujung satu piksel. Jadi aplikasi HP butuh tombol yang lebih besar daripada aplikasi desktop: Apple meminta minimal 44 × 44 pt, Material Design 48 × 48 dp, dan WCAG 2.2 (kriteria 2.5.8) minimal 24 × 24 px. Tombol 32px di header lolos WCAG, tapi di bawah Apple dan Material.

Jangkauan ibu jari di HP

Hoober (2013) mengamati 1.333 orang memakai HP: 49% memakai satu tangan, mengetuk dengan ibu jari. Dengan pegangan itu, area yang paling mudah dijangkau ada di tengah sampai tengah bawah layar, dan pojok atas yang paling sulit: orang harus menggeser pegangannya. Penelitian Hoober berikutnya (2017) menambahkan dua hal: orang paling suka dan paling akurat mengetuk di tengah layar, dan peta "thumb zone" populer (bawah mudah, atas mustahil) terlalu menyederhanakan, karena tombol back di pojok kiri atas tetap sering dipakai.

Pelajaran praktisnya untuk halaman Bu Sri: aksi utama di tengah atau tengah bawah, selebar kartu, jangan di pojok atas.

📌 Tepi dan pojok layar desktop

Bruce Tognazzini (1999) menunjukkan keunggulan tepi layar di desktop: kursor berhenti di tepi, jadi target yang menempel ke tepi seolah tak terhingga dalamnya. Menu bar macOS di tepi atas bisa dicapai dengan lemparan mouse yang cepat tanpa kebablasan. Ini berlaku hanya untuk yang benar-benar menempel ke tepi layar fisik. Header sebuah halaman web gak termasuk, karena di atasnya masih ada tab dan bilah alamat browser; dan di layar sentuh, keunggulan ini gak ada sama sekali.

⚠️ Jebakan yang sering ketemu

TL;DR: Fitts's Law: waktu mencapai target bergantung pada jarak dan ukuran, MT = a + b · log₂(D / W + 1) (Fitts 1954, bentuk Shannon MacKenzie 1992), dengan W diukur searah gerakan. Di halaman Bu Sri, tombol Pesan di kartu: D 94px, W 48px, ID 1,56 bit di HP dan laptop; di pojok header laptop: D 1.060,9px, W 69,7px, ID 4,02 bit, 2,6 kali lebih sulit. Untuk gerakan ke bawah, tinggi tombol yang menentukan. HP butuh target lebih besar dari desktop (jari 7 sampai 12 mm, Hoober 2017; Apple 44pt, Material 48dp, WCAG 24px). Ibu jari satu tangan paling mudah menjangkau tengah sampai tengah bawah, paling sulit pojok atas. Tepi layar desktop menghentikan kursor (Tognazzini 1999), tapi header halaman web dan layar sentuh gak dapat bonus itu.

Yang akan kamu pelajari