Latihan 1 dari materi Big O Notation di Struktur Data — praktek dengan editor kode interaktif, test case otomatis, dan hint terpandu. Langsung jalan di browser.
Di starter ada tiga function. Lengkapi masing-masing supaya mengembalikan (return) Big O dari kode yang dibahas di materi, sebagai teks:
getFirstComplexity(): Big O dari getFirst(arr), yang langsung mengembalikan arr[0] tanpa loop.
findItemComplexity(): Big O dari findItem(arr, target), yang mengecek isi array satu per satu dengan satu loop.
hasDuplicateComplexity(): Big O dari hasDuplicate(arr), yang memakai loop di dalam loop.
Jawabannya salah satu dari tiga teks ini, ditulis persis sama: "O(1)", "O(n)", atau "O(n^2)". Huruf O kapital, tanda kurung ikut, dan kuadrat ditulis ^2.
Baris console.log di starter jangan diubah. Kalau semuanya benar, console mencetak tiga baris ini:
O(1)
O(n)
O(n^2)
Hint
Bayangkan array-nya makin panjang. Langkah tiap kode tetap, ikut bertambah, atau bertambah jauh lebih cepat?
Gak ada loop berarti O(1). Satu loop atas semua isi berarti O(n). Loop di dalam loop berarti O(n^2). Jawabannya dikembalikan dengan return sebagai teks.
function getFirstComplexity() { return "O(1)"; } Dengan pola yang sama, findItemComplexity mengembalikan "O(n)" dan hasDuplicateComplexity mengembalikan "O(n^2)".
</>{ }.css=>#idfn()
Versi baru
HyperSheets
bagian dari BelajarWeb.dev
0%
Membuka gerbang…
HyperSheets
Memperbarui Aplikasi
Versi baru tersedia. Halaman akan dimuat ulang otomatis...