OWASP Top 10 Overview — Security

Apa itu OWASP? OWASP (Open Web Application Security Project) adalah organisasi non-profit yang menyediakan panduan, tools, dan resources untuk keamanan…

OWASP Top 10 adalah daftar sepuluh risiko keamanan web yang paling sering dan paling berbahaya, disusun oleh komunitas keamanan. Anggap ini daftar belanja yang dibalik: bukan apa yang harus kamu beli, tapi sepuluh lubang yang paling sering bikin aplikasi kebobolan. Kalau kamu baru mulai, mengecek sepuluh hal ini sudah menutup sebagian besar cara aplikasi dibobol di dunia nyata.

🧪 Tebakan cepat: di edisi 2021, risiko mana yang menempati peringkat nomor satu? Tebak dulu, jawabannya ada di bagian "Daftar OWASP Top 10 (2021)".

Apa itu OWASP

OWASP adalah singkatan dari Open Web Application Security Project, sebuah organisasi non-profit yang menyediakan panduan dan tools keamanan aplikasi secara gratis. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah OWASP Top 10, yang di-refresh setiap beberapa tahun berdasarkan data serangan nyata.

Daftar OWASP Top 10 (2021)

Ini kesepuluh kategorinya. Di Lab, kamu bisa memilih tiap kategori, melihat contoh celahnya, lalu menyalakan perbaikannya.

Kategori yang mencakup input pengguna ikut dieksekusi sebagai perintah adalah A03: Injection.

Contoh: Broken Access Control (A01)

Celah yang sering muncul di A01 adalah IDOR (Insecure Direct Object Reference): user bisa membuka data user lain cuma dengan mengganti id di URL.

// RENTAN: tidak mengecek pemilik data
// User 123 login, lalu membuka /api/users/456
app.get('/api/users/:id/profile', (req, res) => {
  res.json(getProfile(req.params.id)) // profil user 456 bocor ke user 123
})

// AMAN: cek dulu apakah id yang diminta milik si pengakses
app.get('/api/users/:id/profile', requireLogin, (req, res) => {
  if (req.params.id !== req.user.id) {
    return res.status(403).json({ error: 'Forbidden' })
  }
  res.json(getProfile(req.params.id))
})

Edisi 2021 dan edisi 2025

OWASP Top 10 di-refresh tiap beberapa tahun. Pelajaran ini memakai penomoran edisi 2021 karena daftarnya stabil dan paling banyak dirujuk. OWASP juga merilis edisi 2025, dan sorotan utamanya: Broken Access Control tetap di peringkat satu, sementara risiko seputar security misconfiguration dan rantai pasok software (supply chain) naik, didorong insiden seperti log4shell dan paket npm yang dibajak. Penomoran persisnya bisa berubah tiap edisi, jadi selalu cek daftar terbaru di situs resmi owasp.org.

⚠️ Jebakan yang sering ketemu

TL;DR: OWASP adalah Open Web Application Security Project, dan OWASP Top 10 adalah sepuluh risiko web paling kritis dari data nyata. Di edisi 2021, peringkat satu adalah Broken Access Control (A01), dan Injection (A03) mencakup input yang ikut dieksekusi sebagai perintah. Contoh A01 adalah IDOR: cek pemilik data, bukan sembunyikan id. Edisi 2025 tetap menaruh Broken Access Control di nomor satu; selalu cek daftar terbaru di owasp.org.

Yang akan kamu pelajari