Python adalah bahasa pemrograman: kamu menulis perintah di sebuah file berakhiran .py, lalu program bernama interpreter Python menjalankan perintah itu satu per satu, dari atas ke bawah. Bayangin catatan kasir di Warung Kopi Pak Darto. Sebelum mulai, Pak Darto membaca sekilas seluruh catatan. Kalau ada satu baris yang tulisannya gak kebaca, dia gak mengerjakan apa pun. Kalau semuanya jelas, dia kerjakan baris demi baris. Catatan itu file .py, Pak Darto itu interpreter-nya.
🧪 Tebakan cepat: di file
warung.pyada baris15000 * 3yang ditulis tanpa45000, atau gak ada apa-apa? Tebak dulu, jawabannya ada di bagian "Script dan REPL".
Program Python pertamamu
Kita pakai contoh yang akan terus tumbuh sepanjang track ini: kasir Warung Kopi Pak Darto. Menunya kopi susu Rp15.000, teh manis Rp5.000, dan roti bakar Rp12.000.
print("Warung Kopi Pak Darto")
print("Kopi susu", 15000)
print(15000 * 3) # 3 gelas kopi susu
Jalankan di terminal dengan python3 warung.py:
$ python3 warung.py
Warung Kopi Pak Darto
Kopi susu 15000
45000
- Tulisan setelah
#adalah komentar: catatan buat manusia, gak dijalankan. print(...)menulis sesuatu ke terminal, lalu pindah ke baris baru. Teks ditulis di antara tanda kutip.print("Kopi susu", 15000)menulis dua nilai sekaligus. Koma di dalamprintjadi satu spasi di hasilnya.15000 * 3dihitung dulu, baru hasilnya,45000, yang ditulis. Angka ditulis tanpa kutip."15000"dengan kutip adalah teks, bukan angka.- Gak ada titik koma, gak ada kurung kurawal. Satu baris, satu perintah.
Di komputermu sendiri, pasang Python 3.13 dari python.org. Cek dengan python3 --version, hasilnya Python 3.13.4 (angka terakhirnya bisa beda). Di Windows perintahnya biasanya python atau py, bukan python3. Di latihan BelajarWeb.dev, tombol Jalankan menjalankan kodemu dengan simulator Python di browser, jadi kamu belum perlu meng-install apa pun.
Interpreted: langsung dijalankan
Python disebut bahasa interpreted. Di bahasa compiled seperti C atau Go, kode harus diubah dulu jadi file program terpisah lewat tahap compile, baru file program itu yang dijalankan. Di Python gak ada tahap itu: python3 warung.py langsung menjalankan file .py-nya.
Persis seperti Pak Darto, Python membaca seluruh file dulu untuk mengecek tulisannya (syntax), lalu menjalankan perintahnya satu per satu dari atas. Jadi satu salah tulis di baris 3 membuat baris 1 pun gak jalan.
Script dan REPL
Ada dua cara menjalankan Python:
- Script: kode ditulis di file
.py, lalu dijalankan denganpython3 warung.py. Ini cara bikin program sungguhan. - REPL: ketik
python3saja, lalu muncul tanda>>>. Tiap baris yang kamu ketik langsung dijalankan. REPL singkatan dari Read-Eval-Print Loop: baca, jalankan, tampilkan hasilnya, ulangi.
$ python3
>>> 15000 * 3
45000
>>> "Kopi susu"
'Kopi susu'
>>> print("Kopi susu")
Kopi susu
>>> exit()
- Di REPL, tiap nilai yang kamu ketik langsung ditampilkan balik. Teks ditampilkan dengan kutip,
'Kopi susu', karena REPL menunjukkan nilainya persis seperti ditulis di kode. printmenulis isinya saja, tanpa kutip.exit()keluar dari REPL.
Script gak menampilkan apa pun selain yang di-print. Jadi baris 15000 * 3 di warung.py tetap dihitung, tapi hasilnya langsung dibuang dan terminal gak menampilkan apa-apa. Itu jawaban tebakannya. Mau lihat hasilnya? Tulis print(15000 * 3).
Spasi di depan baris itu bermakna
Python memakai indentasi, spasi di awal baris, untuk mengelompokkan baris jadi satu blok. Kamu akan memakainya di pelajaran if. Baris biasa harus mulai dari kolom paling kiri. Satu spasi nyasar sudah cukup bikin error:
print("Warung Kopi Pak Darto")
print("Kopi susu", 15000)
print(15000 * 3) # 3 gelas kopi susu
$ python3 warung.py
File "/home/darto/warung.py", line 2
print("Kopi susu", 15000)
IndentationError: unexpected indent
line 2menunjuk baris yang salah, dan baris terakhir menyebut jenis error-nya: unexpected indent, ada indentasi yang gak diharapkan.- Baris 1 pun gak tercetak, karena Python mengecek seluruh file sebelum menjalankan apa pun.
- Di REPL beda: baris yang sudah kamu ketik sebelumnya sudah jalan, error-nya cuma menolak baris yang salah itu.
Gaya penulisan: PEP 8
PEP 8 adalah panduan gaya penulisan kode Python yang resmi direkomendasikan (PEP singkatan dari Python Enhancement Proposal). Isinya kebiasaan supaya kode gampang dibaca siapa saja:
- Indentasi pakai 4 spasi.
- Nama variabel dan fungsi pakai huruf kecil dengan garis bawah, disebut snake_case:
harga_kopi, bukanHargaKopi. - Satu baris paling panjang 79 karakter.
🎯 Python dipakai buat apa
- Backend web: Django, Flask, dan FastAPI.
- Data: pandas dan NumPy untuk mengolah tabel dan angka.
- AI dan machine learning: PyTorch dan scikit-learn.
- Otomasi: script kecil yang merapikan file, mengirim laporan, atau mengambil data dari web.
⚠️ Jebakan yang sering ketemu
- Tutorial Python 2. Python 2 sudah pensiun sejak 2020. Di sana
print "Halo"ditulis tanpa kurung, dan Python 3 menolaknya:SyntaxError: Missing parentheses in call to 'print'. Did you mean print(...)? - Kutip miring hasil copy dari chat atau dokumen.
print(“Kopi susu”)ditolak denganSyntaxError: invalid character '“' (U+201C). Python cuma kenal kutip lurus"dan'. - Huruf besar-kecil.
Print("Kopi")gagal denganNameError: name 'Print' is not defined. Did you mean: 'print'?. Bagi Python,Printdanprintitu dua nama yang beda. - Mengetik perintah terminal di dalam REPL.
python3 warung.pydiketik setelah>>>jadiSyntaxError: invalid syntax. Keluar dulu denganexit(), baru jalankan di terminal.
TL;DR: Python adalah bahasa interpreted: python3 warung.py langsung menjalankan file .py tanpa tahap compile terpisah. Python mengecek seluruh file dulu, lalu menjalankan perintahnya dari atas ke bawah, jadi satu salah tulis membuat gak ada baris yang jalan. print(...) menulis ke terminal, koma di dalamnya jadi spasi. REPL (>>>) menampilkan nilai tiap baris yang kamu ketik, script cuma menampilkan yang di-print. Spasi di awal baris bermakna: satu spasi nyasar memicu IndentationError: unexpected indent. PEP 8 adalah panduan gaya penulisan kode Python: 4 spasi, snake_case, 79 karakter per baris.