Apa itu PHP? — PHP

Pernah daftar akun di Tokopedia, Wikipedia, atau forum kompas.com? Kemungkinan besar yang nge-handle login + data kamu di belakang layar adalah PHP. PHP =…

Pernah daftar akun di Tokopedia, Wikipedia, atau forum kompas.com? Kemungkinan besar yang nge-handle login + data kamu di belakang layar adalah PHP. PHP = bahasa server-side paling banyak dipake di web — sekitar 77% website dunia jalan pake PHP, termasuk WordPress (yang nge-power 43% web global). Bukan bahasa terkeren, tapi bahasa paling deployable: shared hosting Rp 30rb/bulan udah support PHP, jalan di mana-mana.

💡 PHP underrated. Banyak developer modern nge-meme PHP "bahasa jadul". Padahal PHP modern (8+) udah punya: types, named arguments, enums, attributes, JIT compiler. Laravel, Symfony, WordPress semua jalan di PHP. Bahasa yang gak pernah mati karena terlalu banyak codebase production yang bergantung.

Fakta tentang PHP

Bagaimana PHP Bekerja

Browser → Request → Server (PHP) → Proses → Response (HTML) → Browser

Kode PHP Pertama

<?php
echo "Halo Dunia!";

Aturan Dasar Sintaks

Di BelajarWeb.dev, PHP dijalankan langsung di browser — ditranspilasi ke JavaScript secara otomatis!

🎭 Analogi sehari-hari

PHP = dapur restoran. Pelanggan (browser) order makanan (request URL). Pelayan (server) bawa pesanan ke dapur. Dapur (PHP) masak (proses logic + ambil data dari kulkas/database), kemas, kirim balik ke pelayan. Pelanggan terima makanan jadi (HTML). Pelanggan gak perlu liat dapurnya — kerjanya invisible tapi penting.

⚠️ Jebakan yang sering ditemui

TL;DR: PHP = bahasa server-side, 77% web dunia. WordPress, Wikipedia, Laravel jalan di sini. Sintaks: file mulai <?php, statement diakhiri ;, variable mulai $. Browser kirim request → server PHP proses → balikin HTML. PHP modern (8+) sangat capable, jangan kemakan stigma "bahasa jadul".

Yang akan kamu pelajari