Latihan 1 dari materi Proyek: Git Workflow di Git — praktek dengan editor kode interaktif, test case otomatis, dan hint terpandu. Langsung jalan di browser.
Jalankan feature branch workflow lengkap. Tiga file dari kode awal (index.html, navbar.html, footer.html) biarkan, nanti cuma ditambah satu baris.
Buat branch feature-navbar dan pindah ke sana: git switch -c feature-navbar (atau git checkout -b feature-navbar). Ubah navbar.html, misalnya echo "Kontak" >> navbar.html, lalu git add . dan git commit -m "add navbar".
Kembali ke main (git switch main), lalu git merge feature-navbar.
Buat branch feature-footer dari main, ubah footer.html (misalnya echo "Budi 2026" >> footer.html), lalu git add . dan git commit -m "add footer".
Kembali ke main, lalu git merge feature-footer.
Di main, setelah kedua merge, buat tag rilis: git tag v1.0. Tag-nya menempel di commit yang sedang kamu pakai, jadi kalau dibuat sebelum footer masuk, dia tertinggal di commit yang lama.
Yang dicek:
kamu berada di branch main,
feature-navbar sudah di-merge ke main,
feature-footer sudah di-merge ke main,
tag v1.0 ada di commit terakhir main,
main punya minimal 3 commit.
Pesan commit-nya gak dinilai, tapi pakai yang di atas supaya riwayatnya sama dengan materi.
Hint
Tiap fitur dikerjakan di branch-nya sendiri, lalu digabung kembali ke main. Tag rilis dibuat paling akhir, setelah kedua fitur masuk.
Polanya untuk tiap fitur: git switch -c nama-branch, ubah file, git add ., git commit, git switch main, git merge nama-branch. Ulangi untuk footer, lalu git tag v1.0 di main.