Dalam project nyata, kamu sering bekerja dengan beberapa branch sekaligus.
Contoh workflow tim:
main ──────●──────────────●──M──M
\ / /
feature-a ●──●─────────● /
\ /
feature-b ●──●──●────●
Konvensi penamaan branch:
feature/nama-fitur— untuk fitur barufix/nama-bug— untuk perbaikan bughotfix/nama— untuk perbaikan darurat
Tips:
- Selalu mulai branch baru dari
mainyang terbaru - Merge branch secara teratur untuk menghindari conflict besar
- Hapus branch yang sudah di-merge