Latihan 1: Apa itu Docker — DevOps

Latihan 1 dari materi Apa itu Docker di DevOps — praktek dengan editor kode interaktif, test case otomatis, dan hint terpandu. Langsung jalan di browser.

Isi function parseDockerPs(output) yang mengurai output docker ps --format jadi array of object.

Input-nya satu string. Tiap container satu baris (baris dipisah \n), dan tiap baris punya lima kolom yang dipisah tab (\t), berurutan: ID, image, status, ports, nama.

  1. Potong output per baris dengan split("\n").
  2. Potong tiap baris per kolom dengan split("\t"). Jangan pakai spasi: status seperti Up 2 hours berisi spasi.
  3. Ubah tiap baris jadi object dengan kunci berurutan id, image, status, ports, name, lalu kembalikan array-nya. Hasilnya tetap array walau cuma ada satu baris.

Baris console.log di kode awal biarkan. Yang diuji adalah nilai kembalian function-nya, dibandingkan persis (urutan kuncinya ikut dibandingkan):

  1. parseDockerPs("abc123\tnode:20\tUp 2 hours\t0.0.0.0:3000->3000/tcp\tmy-app") harus mengembalikan [{ id: "abc123", image: "node:20", status: "Up 2 hours", ports: "0.0.0.0:3000->3000/tcp", name: "my-app" }].
  2. Dua baris "abc\tnginx:latest\tUp 1 min\t80/tcp\tweb\ndef\tredis:7\tUp 5 min\t6379/tcp\tcache" harus mengembalikan dua object: { id: "abc", image: "nginx:latest", status: "Up 1 min", ports: "80/tcp", name: "web" } lalu { id: "def", image: "redis:7", status: "Up 5 min", ports: "6379/tcp", name: "cache" }.

Hint