Tipe-tipe Database — Database

Jenis-jenis Database Ada berbagai jenis database yang dirancang untuk kebutuhan berbeda. Memahami perbedaannya membantu kita memilih solusi yang tepat. 1. Relat

Jenis-jenis Database

Ada berbagai jenis database yang dirancang untuk kebutuhan berbeda. Memahami perbedaannya membantu kita memilih solusi yang tepat.

1. Relational Database (RDBMS)

Menyimpan data dalam tabel dengan baris dan kolom. Menggunakan SQL untuk query. Contoh: PostgreSQL, MySQL, SQLite.

-- Relational: data terstruktur dalam tabel
SELECT u.name, o.total
FROM users u
JOIN orders o ON u.id = o.user_id
WHERE o.total > 100000;

2. Document Database

Menyimpan data sebagai dokumen (biasanya JSON/BSON). Fleksibel, tidak perlu schema tetap. Contoh: MongoDB, CouchDB.

// Document: data fleksibel dalam JSON
{
  "name": "Budi",
  "orders": [
    { "item": "Laptop", "total": 15000000 },
    { "item": "Mouse", "total": 250000 }
  ]
}

3. Key-Value Store

Menyimpan data sebagai pasangan key-value. Sangat cepat untuk operasi sederhana. Contoh: Redis, Memcached.

// Key-Value: sederhana dan cepat
SET user:1001:name "Budi"
GET user:1001:name  // → "Budi"

4. Graph Database

Menyimpan data sebagai node dan edge. Ideal untuk data yang saling terhubung seperti social network. Contoh: Neo4j.

5. Time-Series Database

Dioptimalkan untuk data yang berurutan berdasarkan waktu. Contoh: InfluxDB, TimescaleDB.

Kapan Menggunakan Apa?

Yang akan kamu pelajari