Latihan 1 dari materi Soft Delete & Archiving di Database — praktek dengan editor kode interaktif, test case otomatis, dan hint terpandu. Langsung jalan di browser.
Lengkapi function strategiHapus(kebutuhan) yang memilih strategi penghapusan untuk sebuah kebutuhan. kebutuhan berupa teks, dan hasilnya juga teks, huruf kecil semua, persis seperti ini:
"bisa di-restore" atau "audit trail": kembalikan "soft delete".
"hemat storage" atau "gdpr": kembalikan "hard delete".
"data lama" atau "jarang diakses": kembalikan "archive".
Selain itu: kembalikan "soft delete".
Tiga baris console.log di kode awal sudah ada, biarkan. Yang dicek adalah nilai yang dikembalikan function-nya:
strategiHapus("bisa di-restore") menghasilkan "soft delete"
strategiHapus("gdpr") menghasilkan "hard delete"
strategiHapus("data lama") menghasilkan "archive"
strategiHapus("jarang diakses") menghasilkan "archive"
kebutuhan di luar daftar, misalnya strategiHapus("kebutuhan lain"), menghasilkan "soft delete"
Ada dua tes tersembunyi untuk kebutuhan lain di daftar ini.
Hint
Soft delete untuk data yang mungkin perlu kembali atau perlu jejaknya. Hard delete untuk data yang wajib hilang atau cuma makan tempat. Archive untuk data lama yang jarang dibuka.
Pakai tiga if berurutan, masing-masing mengecek dua teks dengan ||, lalu return "soft delete" di paling bawah untuk sisanya.
if (kebutuhan === "bisa di-restore" || kebutuhan === "audit trail") return "soft delete"; lalu dengan pola yang sama "hemat storage" atau "gdpr" ke "hard delete", dan "data lama" atau "jarang diakses" ke "archive".
</>{ }.css=>#idfn()
Versi baru
HyperSheets
bagian dari BelajarWeb.dev
0%
Membuka gerbang…
HyperSheets
Memperbarui Aplikasi
Versi baru tersedia. Halaman akan dimuat ulang otomatis...